CILEGON – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN, Wihaji, menekankan pentingnya semangat gotong royong dan kepedulian antartetangga sebagai benteng utama dalam mencegah tragedi pada anak. Merespons peristiwa memilukan di Ngada, NTT, Wihaji mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi lingkungan sekitar guna menjaga kesehatan mental keluarga.
Ketuk Hati Masyarakat untuk Saling Menjaga
Dalam konsolidasi bersama Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Cilegon, Wihaji menyampaikan bahwa kekuatan sebuah bangsa dimulai dari kepedulian terhadap tetangga terdekat. Menurutnya, di usia Indonesia yang telah mencapai 80 tahun merdeka, nilai kemanusiaan dan saling menjaga harus semakin diperkuat.
> "Ini mengetuk hati kita. Saya berpesan kepada TPK, tolong perhatikan lingkungan sekitar. Kita perhatikan dengan baik tetangga-tetangga kita. Ini adalah bagian dari kewajiban kita yang saya sebut dengan Ketahanan Keluarga," ujar Wihaji penuh ketulusan, Kamis (5/2/2026).
>
Genjot Edukasi Delapan Fungsi Keluarga
Sebagai langkah konkret, Mendukbangga Wihaji berkomitmen untuk mengintensifkan edukasi mengenai Delapan Fungsi Keluarga di seluruh Indonesia. Langkah ini diambil guna memastikan keluarga tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga tangguh secara mental dan sosial. Delapan fungsi tersebut meliputi:
* Agama, Sosial Budaya, dan Cinta Kasih.
* Perlindungan, Reproduksi, dan Sosialisasi/Pendidikan.
* Ekonomi dan Pembinaan Lingkungan.
Wihaji menegaskan bahwa kesehatan mental adalah prioritas masa depan yang akan terus didorong melalui pendampingan berkelanjutan oleh para kader di lapangan.
Respons Cepat dan Pendampingan Psikologis
Selain langkah preventif dari kementerian, sinergi pemerintah juga terlihat dari respons cepat aparat di lapangan. Tim konselor psikologi telah diterjunkan ke Kabupaten Ngada untuk memberikan penguatan bagi keluarga terdampak. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan pemulihan trauma dan memastikan hadirnya negara di tengah kesulitan rakyat.
Kehadiran Wihaji dengan pendekatan yang humanis dan solutif ini diharapkan mampu menginspirasi gerakan kepedulian nasional, di mana setiap warga negara saling menjaga dan memastikan tidak ada lagi anak yang merasa sendirian dalam menghadapi kesulitan.
Sumber: Golkar 2029
Politik
Wihaji Ajak Masyarakat Perkuat Ketahanan Keluarga dan Kepedulian Tetangga demi Lindungi Anak Bangsa
Bagikan

Tag
#AMPI
Baca Juga

10 February 2026
Bukan Kerugian Negara: Tajus Syarofi Ungkap Estimasi Rp2,9 Triliun Proyek Pupuk Fakfak Hanya Biaya Investasi

10 February 2026
Gaji Rp 17,5 Juta/Bulan! Wamen P2MI Christina Aryani Ajak Tenaga Kesehatan & Tukang Las Kerja di Bahrain

10 February 2026
Jangan Takut Salah! Pesan Menkomdigi Meutya Hafid untuk 400 Siswi di AWS Girls’ Tech Day
Berita Lainnya dari AMPI

Inspirasi Kader
10 February 2026
AMPI Pinrang Gelar Golkar Bicara Pemuda tambah Login, Siapkan Kader Muda Rebut Peran Strategis

Politik
10 February 2026
Hadiri Indonesia Economic Forum, Menteri UMKM Maman Abdurrahman: Digitalisasi Mutlak, Sapa UMKM Segera Rilis

Politik
10 February 2026
Tepis Isu Deindustrialisasi! Menperin Agus Gumiwang Pamer Data BPS: Industri Sumbang 19,07 Persen PDBP

Politik
10 February 2026
Belanja di Luar Negeri Makin Gampang! Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Dorong QRIS RI Berlaku di Seluruh Negara APEC

Politik
09 February 2026
Pastikan Energi Tetap Terjaga Bahlil Lahadalia Pimpin Kesiagaan Nasional Hadapi Cuaca Ekstrem

Politik
09 February 2026
Perteguh Jati Diri Bangsa, Bahlil Lahadalia Instruksikan Kader Golkar Jadi Garda Terdepan Penjaga Pancasila

Politik
09 February 2026
Wujudkan Keadilan Ekonomi, Bahlil Lahadalia Usulkan Pengembalian Izin Tambang ke Daerah

Politik
05 February 2026
