JAKARTA – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, memberikan arahan strategis yang sarat dengan nilai nasionalisme dalam agenda konsolidasi internal partai pekan ini. Di tengah dinamika politik nasional yang terus berkembang, Bahlil menginstruksikan seluruh kader pohon beringin untuk memperkuat persatuan dan menjadikan Pancasila sebagai aset bangsa yang paling berharga.

Langkah ini menegaskan posisi Golkar sebagai partai tengah yang berkomitmen menjaga stabilitas politik demi keberlanjutan pembangunan nasional.

Pancasila: Fondasi Utama Menuju Indonesia Emas 2045

Dalam pidato arahannya pada Minggu (7/2), Bahlil menekankan bahwa tantangan zaman yang semakin kompleks memerlukan jangkar ideologi yang kuat. Ia menyebut Pancasila bukan sekadar semboyan, melainkan modal sosial utama yang memungkinkan Indonesia tetap utuh di tengah keberagaman.

"Pancasila adalah kekayaan terbesar kita. Di tengah dinamika politik apa pun, kader Golkar harus menjadi penyejuk dan perekat persatuan. Kita tidak boleh membiarkan perbedaan pilihan politik merusak tenun kebangsaan kita," tegas Bahlil di hadapan ribuan kader.

Menjadikan Politik sebagai Sarana Pemersatu

Bahlil juga menekankan pentingnya politik santun dan beradab. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan politik Partai Golkar harus diukur dari sejauh mana partai mampu membawa manfaat bagi masyarakat dan menjaga kedamaian di akar rumput.

Beberapa poin utama dalam instruksi "Konsolidasi Ideologi" Bahlil meliputi:

  • Penguatan Ideologi Kader: Mewajibkan internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam setiap kebijakan dan program kerja partai di daerah.

  • Menangkal Polarisasi: Menginstruksikan kader untuk aktif meredam isu-isu yang memecah belah dan menyebarkan narasi persatuan di media sosial maupun lingkungan sekitar.

  • Aksi Nyata untuk Rakyat: Mengarahkan kader di legislatif dan eksekutif untuk mengimplementasikan sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, melalui kebijakan ekonomi yang inklusif.

Golkar sebagai Jangkar Stabilitas Nasional

Di bawah kepemimpinan Bahlil, Golkar terus memosisikan diri sebagai mitra strategis pemerintah yang fokus pada solusi. Konsolidasi ideologi ini dinilai sebagai langkah cerdas untuk memastikan bahwa seluruh mesin partai bergerak seirama dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam menciptakan pemerintahan yang solid dan harmonis.

"Golkar harus menjadi rumah bagi semua golongan. Kita kuat karena kita bersatu, dan kita besar karena kita memegang teguh Pancasila," pungkas Bahlil yang disambut gemuruh tepuk tangan para kader.

Langkah Bahlil ini mendapat apresiasi dari berbagai tokoh bangsa sebagai upaya positif dalam merawat kedewasaan berdemokrasi di Indonesia.