BONTANG – Menteri Perindustrian (Menperin) sekaligus Waketum Partai Golkar, Agus Gumiwang Kartasasmita, menetapkan peta jalan (roadmap) strategis untuk industri semikonduktor nasional. Menperin menegaskan bahwa penguasaan desain chip dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) adalah fondasi utama untuk memutus ketergantungan impor komponen strategis.

Merespons Kebutuhan Industri Masa Depan

Pentingnya industri semikonduktor didorong oleh lonjakan kebutuhan di berbagai sektor prioritas. Pada 2025 saja, produksi otomotif Indonesia mencapai 803.867 unit, di mana kendaraan listrik memerlukan semikonduktor tiga kali lebih banyak dibanding mobil konvensional.

  • Target Laptop 2026: Kebutuhan laptop nasional ditargetkan mencapai 1,57 juta unit pada tahun 2026.

  • Tekan Angka Impor: Data BPS menunjukkan impor semikonduktor melonjak dari 2,33 miliar dolar AS (2020) menjadi 4,87 miliar dolar AS (per November 2025). Kondisi ini menurut Menperin adalah sinyal penting bagi ketahanan industri.

  • Empat Pilar Strategis: Peta jalan pemerintah mencakup penguatan material, desain, fabrikasi (front end), serta perakitan dan pengujian (back end).

Kolaborasi Global dan Pusat Desain Chip Nasional

Sebagai langkah konkret, Kemenperin mendorong pembentukan Indonesia Chip Design Collaborative Center (ICDEC). Inisiatif ini melibatkan 13 universitas dan industri, seperti PT Hartono Istana Teknologi, untuk menciptakan ekosistem desain mandiri.

“Pengembangan industri semikonduktor tidak instan. Kita menempatkan pengembangan talenta dan desain chip sebagai langkah utama tahap awal demi kemandirian teknologi,” ujar Agus Gumiwang.

Momentum ini diperkuat melalui Indonesia Semiconductor Summit (ISS) 2026 di Bandung pada 29 Januari lalu, yang menjadi wadah alih teknologi dan kolaborasi global.

Apresiasi AMPI: Anak Muda Siap Menjadi Arsitek Teknologi

Keluarga besar DPP AMPI memberikan dukungan penuh terhadap visi Menperin Agus Gumiwang. AMPI menilai industri semikonduktor adalah "tulang punggung" ekonomi digital masa depan. Program ICDEC yang melibatkan perguruan tinggi merupakan peluang besar bagi kader-kader muda AMPI di bidang teknik dan IT untuk menjadi pemain kunci dalam rantai pasok global.

"Langkah Pak Menperin adalah bentuk nyata dari keberpihakan pada masa depan. AMPI akan mengawal sosialisasi peluang di industri semikonduktor ini agar talenta-talenta muda Indonesia tidak hanya menjadi konsumen, tetapi menjadi kreator dan arsitek teknologi dunia," ungkap rilis resmi DPP AMPI.

Sumber Informasi: Golkarpedia / Golkartoday (Januari - Februari 2026)