Sebagai bentuk kepedulian mendalam terhadap saudara-saudara yang tertimpa musibah di wilayah Aceh dan Sumatra, Keluarga Besar Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) secara resmi menyalurkan bantuan kemanusiaan total senilai Rp 250 Juta. Aksi ini merupakan pengejawantahan nyata dari semangat organisasi yang mengusung tagline "Doa dan Aksi".

Bantuan yang terkumpul merupakan hasil gotong royong dan donasi dari seluruh kader AMPI, mulai dari tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), hingga Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN). Hal ini menunjukkan kuatnya ikatan solidaritas kader AMPI dalam merespons persoalan sosial dan kemanusiaan di tanah air.

Aksi Nyata di Lapangan

Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh para relawan dan kader AMPI di titik-titik terdampak. Bantuan diberikan dalam bentuk paket sembako dan kebutuhan logistik lainnya yang diharapkan dapat meringankan beban harian para korban serta mempercepat proses pemulihan pasca-musibah.

Dalam dokumentasi kegiatan, terlihat para kader AMPI terjun langsung ke lapangan, berinteraksi dengan warga, dan memastikan amanah dari seluruh keluarga besar AMPI sampai kepada mereka yang paling membutuhkan.

"Amanah ini telah tersampaikan. Upaya ini adalah bentuk nyata dari pengabdian kami. Semoga bantuan ini bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatra untuk kembali bangkit," ujar salah satu perwakilan pengurus AMPI.

Komitmen Kemanusiaan yang Berkelanjutan

Keberhasilan penyaluran bantuan ini menjadi bukti bahwa AMPI tidak hanya bergerak di ranah kepemudaan dan politik, tetapi juga hadir sebagai garda terdepan dalam aksi kemanusiaan. Sinergi antara DPP, DPD, dan DPLN dalam mengumpulkan dana tersebut menjadi catatan positif mengenai kekompakan organisasi di bawah semangat pembaharuan.

Segenap keluarga besar AMPI juga terus memanjatkan doa agar proses pemulihan di wilayah Aceh dan Sumatra berjalan lancar dan masyarakat dapat segera kembali beraktivitas seperti sedia kala.