JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memberikan sinyal positif terkait ketahanan ekonomi nasional di awal tahun 2026. Airlangga memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV 2025 akan melampaui capaian kuartal III yang sebesar 5,04% (yoy), membuktikan fundamental makroekonomi Indonesia tetap kokoh di tengah dinamika global.
Indikator Makroekonomi yang Solid
Dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (31/1/2026), Airlangga memaparkan sejumlah data kunci yang menunjukkan kesehatan ekonomi Indonesia:
-
Inflasi Terjaga: Inflasi Januari 2026 dipastikan tetap berada dalam rentang target APBN, yakni 2,5% ± 1%. Data resmi akan diumumkan oleh BPS pada Senin, 2 Februari 2026.
-
Cadangan Devisa Kuat: Hingga Desember 2025, cadangan devisa mencapai 156,5 miliar dolar AS (sekitar Rp2,63 kuadriliun), yang cukup untuk membiayai 6,2 bulan impor.
-
Rasio Utang Aman: Rasio utang terhadap PDB tetap terkendali di level 40%, jauh di bawah batas aman undang-undang sebesar 60%.
-
Kepercayaan Global: Indonesia mempertahankan peringkat Investment Grade dari lembaga internasional seperti Moody’s (Baa2) dan Fitch (BBB).
Sektor Perbankan yang Tangguh
Airlangga juga menyoroti performa sektor keuangan yang menjadi motor penggerak ekonomi. Kredit perbankan tumbuh 9,6% (yoy) dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 13,83% (yoy). Selain itu, rasio kecukupan modal (CAR) perbankan berada di level yang sangat kuat, yakni 25,87% per Desember 2025.
“Kondisi makroekonomi dan fundamental perekonomian nasional kita cukup kuat. Pertumbuhan di kuartal IV diperkirakan lebih besar daripada kuartal III,” ujar Airlangga Hartarto.
AMPI Siap Kawal Narasi Optimisme Ekonomi
Keluarga besar DPP AMPI mendukung penuh kepemimpinan Menko Airlangga Hartarto dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. AMPI menilai bahwa stabilitas inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang terjaga adalah kunci utama bagi anak muda untuk terus berinovasi dan berwirausaha.
Sebagai organisasi kepemudaan yang fokus pada pembaruan, AMPI berkomitmen untuk menyebarkan narasi optimisme ini agar iklim investasi dan konsumsi domestik tetap bergairah, demi tercapainya kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.
Sumber Informasi: Antaranews / Golkar2029.com (31 Januari 2026)








![[KLARIFIKASI] Tidak Benar Bahlil Umumkan Harga BBM Naik 10 Persen](https://ampi.is3.cloudhost.id/ampi/images/1775111964314-69a55781e676a-4%3A3.jpg)



