Setelah menegaskan sikap politiknya, Dewan Pimpinan Pusat Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPP AMPI) turut serta secara penuh dalam forum penentuan arah partai. Pada 20 hingga 21 Agustus 2024, seluruh jajaran DPP AMPI hadir pada Rapat Pimpinan Nasional (RAPIMNAS), yang dilanjutkan dengan Musyawarah Nasional (MUNAS) XI Partai Golkar.

 Mengamankan Panggung MUNAS

MUNAS adalah forum tertinggi Partai Golkar yang berwenang menetapkan program kerja, anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART), dan yang paling krusial, memilih Ketua Umum DPP Partai Golkar untuk periode berikutnya.

Kehadiran AMPI dalam forum ini memiliki dua fungsi utama:

  1. Pengawal Loyalitas: Memastikan seluruh kader di tingkat DPD I dan DPD II, yang merupakan peserta Munas, menjaga soliditas dan loyalitas dalam proses pengambilan keputusan.

  2. Eksekutor Dukungan: Mengawal dan mengamankan dukungan yang telah mereka deklarasikan pada Rapat Pleno III (18 Agustus 2024), yaitu untuk Bahlil Lahadalia sebagai Calon Ketua Umum.

Partisipasi AMPI secara masif dan terorganisir di Munas menunjukkan bahwa sayap pemuda ini adalah kekuatan politik yang tidak bisa diabaikan dalam dinamika suksesi kepemimpinan Golkar.

"Kami hadir di Munas untuk mengawal keputusan strategis partai dan mengamankan suara pemuda. AMPI telah menetapkan sikap politiknya dan kami akan memastikan setiap kader Golkar melihat bahwa semangat pembaharuan dan profesionalisme yang diusung oleh calon yang kami dukung adalah yang terbaik bagi masa depan partai," ujar Ketua Umum AMPI, Dr. Jerry Sambuaga, M.A., saat berada di lokasi Munas.

Penutup Agenda Puncak Agustus

Partisipasi dalam Munas ini menjadi penutup agenda Agustus AMPI yang paling intensif, yang diawali dengan RAKERNAS/RAPIMNAS internal, kunjungan internasional (Matsushita Institute), penghargaan negara (Bintang Jasa Utama), hingga keputusan politik internal partai. AMPI keluar dari Munas sebagai organisasi pemuda yang teruji dalam kontestasi politik dan suksesi kepemimpinan.