Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) mencapai usia emas dalam sejarah pergerakannya. Dalam suasana penuh syukur, DPP AMPI menggelar acara Tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 AMPI di Jakarta, menandai tonggak penting pengabdian organisasi yang berdiri sejak 28 Juni 1978.

Merayakan Konsistensi di Usia Matang

Tasyakuran ini diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur atas konsistensi dan eksistensi AMPI yang telah berusia hampir setengah abad. Momen ini juga menjadi ajang refleksi atas peran organisasi dalam mencetak kader-kader pemimpin nasional.

Dalam foto puncak acara, Ketua Umum Dr. Jerry Sambuaga, M.A., terlihat memotong tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan pemersatu, disaksikan oleh jajaran pengurus pusat dan senior AMPI. Kehadiran tokoh-tokoh lintas generasi menunjukkan soliditas dan estafet kepemimpinan yang terjalin erat dalam tubuh organisasi.

"Empat puluh lima tahun adalah usia matang yang menandakan ketahanan organisasi kita. Tasyakuran ini adalah pengingat bahwa AMPI berdiri di atas cita-cita besar para pendiri. Tugas kita saat ini adalah memastikan semangat pembaharuan tersebut tidak pernah padam, tetap relevan dengan tantangan Milenial dan Gen Z, dan terus menjadi pilar bagi pemuda Indonesia," ujar Ketum Jerry Sambuaga dalam sambutannya.

Komitmen Masa Depan dan Pemilu 2024

Perayaan ini juga dijadikan momentum untuk memperbarui komitmen seluruh kader dalam menghadapi tahun politik 2024. Setelah rangkaian konsolidasi daerah dan internasional yang agresif di semester pertama 2023, kini AMPI semakin siap untuk berperan aktif dalam memenangkan Partai Golkar.

Jerry Sambuaga berharap, di usia 45 tahun, AMPI semakin kokoh sebagai inkubator politik yang menghasilkan pemimpin-pemimpin terbaik bangsa, melanjutkan tradisi pengabdian yang telah berlangsung selama empat setengah dekade.