SUKABUMI – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar mengawali rangkaian Safari Ramadan 1447 H dengan mengunjungi Pondok Pesantren Azzainiyyah, Nagrog, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (8/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan silaturahmi antara pengurus pusat partai dengan para ulama, santri, dan masyarakat setempat.
Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, hadir langsung didampingi oleh jajaran teras partai. Dalam sambutannya di hadapan ribuan santri, Bahlil menekankan bahwa pesantren adalah pilar utama bangsa yang memiliki peran besar bahkan sebelum Indonesia merdeka.
"Bagi kami, pesantren memiliki peran yang sangat besar dalam perjalanan bangsa Indonesia. Ponpes terus ada untuk membentuk karakter para calon pemimpin bangsa yang berintegritas," ujar Bahlil.
Santunan dan Motivasi untuk Santri
Tidak sekadar bersilaturahmi, acara ini juga diisi dengan pembagian paket bingkisan dan santunan secara simbolis kepada para santri. Dalam foto yang diunggah, terlihat keceriaan para santriwati dan santriwan saat menerima tas kuning khas Golkar yang berisi bantuan sembako dan perlengkapan sekolah.
Bahlil juga sempat berbagi kisah inspiratif mengenai masa lalunya untuk memotivasi para santri agar tidak menyerah pada keadaan. Ia berjanji bahwa Partai Golkar akan terus mengupayakan akses pendidikan yang lebih luas, termasuk optimalisasi beasiswa LPDP bagi kalangan santri.
Kehadiran Tokoh Nasional
Sejumlah tokoh penting DPP Partai Golkar turut mendampingi Ketum Bahlil dalam agenda kali ini, di antaranya:
-
M. Sarmuji (Sekjen DPP Partai Golkar)
-
Agus Gumiwang Kartasasmita (Ketua Dewan Pembina)
-
Ace Hasan Syadzily (Wakil Ketua Umum/Ketua DPD Golkar Jabar)
-
Meutya Hafid (Wakil Ketua Umum)
-
Puteri Komarudin, Dave Laksono, dan Dewi Asmara (Anggota DPR RI Fraksi Golkar)
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan buka puasa bersama yang berlangsung khidmat. Safari Ramadan ini direncanakan akan berlanjut ke berbagai titik di Jawa Barat, Jawa Timur, dan wilayah lainnya di Indonesia guna menyerap aspirasi sekaligus mempererat solidaritas di bulan suci.












